|
K3 Otomotif
|
TROKR020
|
A7
|
Pegontrolan
Kontaminasi
Tujuan :
·
Peserta dapat menjelaskan keselamatan dan
kesehatan kerja (K3)
·
Peserta dapat menjelaskan pelaksanaan produksi K3
·
Peserta dapat menjelaskan aspek-aspek
keamanan kerja
·
Peserta dapat menjelaskan
pengontrolan kontaminasi
·
Peserta dapat
menjelaskan pendemonstrasian pemadaman kebakaran
·
Peserta dapat
menjelaskan pengangkatan benda kerja secara manual
·
Peserta dapat
menjelaskan penerapan pekerjaan sesuai dengan SOP
Waktu :
3 Jam
TOPIK 4 – PENGONTROLAN KONTAMINASI
Tujuan
Instruksional Umum
Menjelaskan prosedur standar untuk penggunaan dan
penanganan zat-zat berbahaya secara aman.
Tujuan Instruksional Khusus
Peserta
dapat :
1. Menjelaskan
keselamatan yang berkaitan dengan
·
Peralatan pembersih
·
Senyawa pembersih
·
Ventilasi udara
·
Bahan
bakar, minyak pelumas dan grease
·
Pembersihan komponen
·
AC dan air pendingin
2. Memahami
informasi mengenai bahan-bahan yang membahayakan
1. Berbagai
jenis zat digunakan di workshop, sejumlah besar zat-zat tersebut beracun, menimbulkan
iritasi dan korosi, mudah terbakar, dan memiliki sifat-sifat berbahaya lainnya.
Zat tsb berbentuk padat, debu, cairan, kabut dan asap.
Perlakukan semua zat sebagai
zat yang membahayakan sebelum anda tahu bahwa zat tersebut bahan yang tidak
membahayakan, berusahalah untuk mengetahui segala sifat setiap zat yang baru
anda jumpai.
Simpanlah semua zat yang
berbahaya ditempat terkunci
Semua kontak yang tidak
perlu dengan zat-zat kimia harus dihindari. Jika kontak tidak dapat dihindari, peralatan pelindung
diri harus digunakan.Jangan ambil resiko meskipun orang lain melakukannya.
Setiap orang memiliki tingkat daya tahan tubuh yang berbeda-beda terhadap
pengaruh zat kimia.
Anda
bisa terkena infeksi kulit yang serius karena memegang sesuatu bahan, tetapi
bahan tersebut mungkin hanya menimbulkan pengaruh yang kecil bila dipegang oleh
orang lain.
Para
mekanik rentan terhadap dermatitis (radangkulit) dan iritasi kulit yang sejenis
yang di akibatkan oleh oli, bahan bakar diesel, grease, minyak tanah dan
bahan-bahan pelarut (solvent). Semua bahan pelarut harus dianggap zat-zat yang
berbahaya. Bahan-bahan pelarut ini melarutkan minyak dan lemak kulit,
menyebabkan kekeringan, kulit pecah-pecah dan melepuh.
Menangani zat berbahaya
·
Kenakan pakaian pelindung
yang cocok, jagalah agar tetap bersih dan berkondisi yang baik
·
Pakaian
yang banyak terkena oli tidak boleh dipakai
·
Gunakan
pakaian pelindung diri seperti sarung tangan karet, pakaian kerja dan pelindung
muka pada saat menyemprot, memasukan atau membersihkan komponen dengan zat
pelarut, larutan asam atau benda tajam
·
Kenakan
sepatu bot karet untuk melindungi kaki dari air atau zat kimia
·
Gunakan alat bantu
pernafasan bila mana perlu untuk melindungi diri dari tebu, uap dan gas
·
Jangan
merokok pada saat menangani bahan kimia
Alat
bantu pernafasan
·
Gunakan krim pelindung untuk
melindungi tangan anda. Mintalah nasehat mengenai jenis yang benar untuk
digunakan.
Cuci
dan bersihkan tangan
·
Gunakan pembersih tangan
yang tepat atau sabun biasa untuk membersihkan tangan anda
·
Jangan menggunakan
sabun-sabun gosok yang kasar
·
Jangan menggunakan minyak
ringan seperti minyak tanah, untuk membersihkan minyak atau grease yang banyak.
Cara seperti itu adalah penyebab lazim penyakit radang kulit (dermatitis)
·
Kenakan
selalu kain yang bersih untuk menyeka tangan anda
·
Jangan
gunakan kain lap kotor atau peralatan milik orang lain.
·
Laporkan
setiap luka yang terinfeksi dengan segera dan segeralah cari P3K
2.
Pada
saat menuangkan cairan yang berbahaya atau cairan yang mudah menguap,
lakukanlah hal itu di udara terbuka, atau ditempat yang mempunyai ventilasi
yang baik, jauh dari api atau percikan yang mungkin terjadi.
Ingatlah
bahwa bahan-bahan yang mudah terbakar dan mudah menguap akan sangat mudah meledak
jika terkena udara, walaupun jumlahnya hanya sedikit.
Bahkan jumlah tumpahan yang sedikit sekalipun harus
dibersihkan dengan segera menyemprotnya dengan air, atau ditimbuni dengan pasir
agar tidak membahayakan kemudian disemprot dengan air yang banyak hingga
benar-benar bersih. Pakaian yang sudah terkontaminasi dengan bahan kimia yang
membahayakan harus dibersihkan secepatnya dan segera dinetralkan dengan cara
mencucinya atau dimusnakan, tentu saja tergantung pada sifat kontaminasi
tersebut.
Segera
ganti pakaian yang terkontaminasi
Mencampur
zat kimia memerlukan metode tertentu agar bisa digunakan dengan aman. Pelajari
dan ikuti prosedur standar, beberapa aturan umum adalah :
·
Sebelum bersentuhan dengan
zat-zat yang mengandung racun, pelajari zat penangkal racun serta prosedur P3K
yang benar kalau-kalau terjadi kecelakaan.
·
Gunakanlah
wadah yang bersih dan sesuai saja.
|
!
|
·
Hindarilah pencampuran
berbagai bahan kimia tanpa disengaja.
·
Pasang kembali semua tutup wadah
setelah dipakai.
Gantilah
semua tutup wadah
|
!
|
·
Pada
saat menangani cairan-cairan yang mudah terbakar, berhati-hatilah untuk
menghindari panas, nyala api, percikan elektrostatis, atau percikan yang lain.
·
Bersihkan
setiap tempat bekas tempat cairan yang mudah terbakar dan mudah meledak dengan
bersih sehingga aman.
·
Jangan
sekali-kali menyimpan zat dalam wadah yang tidak diberi tanda.
·
Tuliskan
nama zat dengan jelas di bagian luar wadah.
Wadah
yang dilabeli dengan benar
Bekerja dengan fiber glass dan jenis plastik berserat
lainnya sangat membahayakan mata anda untuk itu anda harus berhati-hati.
|
$
|
1. Zat
jenis apakah yang cenderung membahayakan kulit anda pada saat bekerja sebagai seorang mekanik ?
2. Apa
yang tidak boleh anda
gunakan untuk membersihkan tangan?
3. Apa
yang harus anda
lakukan bila anda
menumpahkan oli, grease, bensin, zat pelarut atau beberapa jenis cairan yang
lain?
4. Apa
yang harus anda
perhatikan sebelum menangani zat beracun?
5. Mengapa
menyimpan zat kimia dalam wadah yang terbuat dari kaca dianggap tidak aman?
Mengapa ?
6.
Apa yang harus selalu
dituliskan di bagian luar sebelah wadah?
|
P
|
3.
BAHAN BAKAR, MINYAK PELUMAS DAN GREASE
Karyawan di
workshop otomotif dan alat berat diharuskan menyimpan dan menangani
bermacam-macam bahan bakar dan minyak pelumas yang diperlukan dalam penservisan
serta reparasi kendaraan.
Bahan-bahan tersebut adalah :
Bahan
bakar :
·
Bensin
·
Solar
·
Liquid
petroleum gas (LPG)
·
Compessed
Natural Gas (CNG)
·
Minyak
tanah
Minyak pelumas :
·
Minyak pelumas mesin
·
Minyak pelumas transmisi
·
Straight mineral oil (single
grade)
·
Oli
bertekanan tinggi (EP) atau oli hypoid
Minyak Transmisi Otomatis
(Automatic Transmision Fluid)
·
Kendaraan berat dan ringan
Grease
·
Casis (chassis)
·
Wheel bearing
·
Pompa air
·
Rubber
grease untuk suku cadang rem hidrolik
Minyak dan Oli Hidrolik
·
Oli
hidrolik untuk peralatan yang dioperasikan secara hidrolik
·
Oli peredam kejut
·
Oli untuk dongkrak dan press
hidraulik
·
Minyak rem hidraulik
Karena bahan bakar dan minyak pelumas
sangat mudah terbakar, kita harus berhati-hati dalam bertindak agar terhindar
dari kebakaran, ledakan dan cedera yang mungkin terjadi.
4.
TINDAKAN
PENCEGAHAN YANG HARUS DILAKUKAN
·
Membuat ventilasi udara di
tempat kerja.
·
Tidak sekali-kali
menggunakan bensin atau cairan-cairan yang mudah terbakar untuk membersihkan
suku cadang, lantai, tempat servis, dll.
·
Membersihkan
tumpahan bensin dan cairan-cairan yang mudah terbakar dengan segera.
·
Membuang kain-kain lap yang
terkena bensin atau oli secara tepat dan aman.
·
Menyimpan bensin dan
cairan-cairan yang mudah terbakar dalam wadah logam atau wadah lain yang
disarankan dan disimpan di sebuah tempat yang sejuk dengan ventilasi yang baik.
Sebaiknya di tempat-tempat penyimpanan yang dibuat secara khusus.
·
Tidak merokok pada saat
menangani atau bekerja di dekat cairan atau gas yang mudah terbakar.
·
Mematikan
mesin pada saat mengisi bensin.
·
Selalu
memasang tanda “bahaya” di setiap tempat di mana terdapat uap atau gas.
|
$
|
1. Sebutkan
delapan jenis bahan bakar dan minyak pelumas yang berbeda-beda yang akan anda
temukan di departemen perbaikan/servis kendaraan.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
2. Apa
yang tidak boleh anda gunakan untuk membersihkan suku cadang atau daerah kerja?
3. Menurut
pendapat Anda, mengapa merokok pada saat bekerja dengan cairan-cairan yang
mudah terbakar itu berbahaya?
4. Pada saat mengisi bensin, mesin kendaraan dihidupkan atau
dimatikan? Jelaskan
5. Bila
disuatu tempat terdapat asap atau gas, tanda apa yang harus dipasang?
|
P
|
5.
BEKERJA
DENGAN SISTEM BAHAN BAKAR
·
Untuk
keamanan kerja lepas kabel minus baterai.
·
Jangan
menumpahkan bahan bakar, jika sampai tumpah segera bersihkan dengan lap dan air
·
Hindari
bahan bakar tumpah pada sistem pembuangan yang panas.
·
Kendaraan
yang berbahan bakar gas (LPG/CNG) katup pengaman (valve shut off) harus
ditutup.
·
Gunakan
pompa atau alat bantu penuangan seperti corong dan alat penuang untuk
memindahkan minyak, bahan pelarut dan cairan sejenisnya.
|
!
|
6. MENANGANI
MINYAK PELUMAS,GREASE dan CAIRAN REM
·
Berhati-hatilah pada saat
mengeluarkan oli dari mesin atau transmisi yang panas karena bisa mengakibatkan
luka bakar.
·
Pada saat mengganti minyak
pelumas, yakinkan bahwa anda menggunakan jenis dan kualitas yang tepat.
Gunakanlah minyak pelumas seperti yang dianjurkan oleh pabrik pembuat
kendaraan.
·
Bersihkan oli yang tercecer
atau tumpah secepatnya.
Cepat bersihkan oli
·
Grease gun bertekanan tinggi
menyemprotkan grease dengan tekanan
berkisar antara 1750 hingga 4200 kPa / 1,75 s.d 4,2 bar. Tekanan sebesar ini
apabila mengenai jari anda bisa mengakibatkan pembengkaan, menjadi kaku dan
terinfeksi.
·
Proses pemasukan grease
secara aman adalah :
¨
Menggunakan injector tekan untuk nipple hidrolik;
¨
Kotoran dibersihkan dari nipple;
¨
Nipple
yang rusak atau tertutup diganti;
¨
Tersedia penerangan yang
memadai.
·
Semua
peralatan harus diperiksa secara teratur dan setiap perbaikan dilakukan dengan
segera.
·
Pada saat menangani cairan
rem hidraulik, anda harus:
¨
Menjaga agar cairan tidak
tertumpah pada bagian kendaraan yang bercat. Bila ada yang tertumpah, segera bersihkan dan cucilah
dengan air hingga benar-benar bersih.
¨
Memasang
kembali tutup wadah cairan tersebut setelah digunakan untuk mencegah
kelembaban;
¨
Menggunakan
langsung dari wadahnya. Jangan dituangkan ke wadah lain baru kemudian dipakai.
|
$
|
1.
Sebelum
melepaskan saluran bahan bakar, apa yang harus dilepaskan?
2.
Mengapa
anda tidak boleh
mengalirkan bensin atau bahan pelarut dari satu tempat ke tempat lainnya dengan
menyedotnya dengan mulut?
3.
Pada
saat mengeluarkan oli dari mesin yang panas, apa yang harus anda waspadai?
4.
Seberapa
besarkah tekanan yang dihasilkan oleh grease
gun bertekanan tinggi?
5.
Cedera
apa yang dapat timbul oleh grease
yang keluar dari grease gun
bertekanan tinggi?
6.
sebutkan
tiga hal yang perlu anda perhatikan pada saat menangani cairan (fluida) rem
hidrolik.
1.
2.
3.
|
P
|
7.
MEMBERSIHKAN KENDARAAN, PERALATAN, KOMPONEN DAN SUKU
CADANGNYA
Prosedur
membersihkan dan peralatan yang digunakan di semua workshop otomotif
berbeda-beda, hal ini menuntut pemahaman penuh mengenai bahaya-bahaya yang
berkaitan dengan kegiatan-kegiatan semacam itu.
Menggunakan
cairan dan bahan larutan pembersih.
·
Gunakan
pakaian yang sudah sesuai pada saat menangani zat berbahaya.
Menggunakan tangki pembersih
·
Jangan menggunakan bahan
bakar atau cairan yang mudah menguap untuk tujuan pembersihan (mesin dan
komponennya)
¨ Hal
ini berbahaya karena uapnya terbakar pada saat mesin dihidupkan, atau karena
percikan api dari sistem pengapian
¨
Bahan-bahan
tersebut dapat merusak seal/tutup yang terbuat dari karet..
·
Jangan menyemprotkan air
kebagian mesin
·
Pastikan bahwa semua bagian
yang dicuci aman.
8.
METODA-METODA PEMBERSIHAN DENGAN TEKANAN:
Jenis-jenis pembersih
tekanan :
·
Semprotan air.
·
Semprotan
air deterjen dingin, hangat atau panas bertekanan tinggi.
·
Semprotan
deterjen uap bertekanan tinggi.
Cedera utama
yang ditimbulkan oleh pembersihan dengan tekanan adalah :
·
Luka
bakar karena tersentuh selang karet atau mulut pipa (nozzle) yang panas..
·
Cedera
yang disebabkan oleh pancaran dari sistem tekanan air berkecepatan tinggi yang
mengenai wajah dan bagian tubuh.
Pembersih bertekanan tinggi
Tindakan pencegahan yang harus diambil
pada saat menggunakan sistem pembersihan bertekanan tinggi meliputi:
·
Menggunakan kaca mata
pengaman dan/atau pelindung muka untuk melindungi mata dan wajah anda dari air
kotor dan partikel padat yang memantul kembali ke arah kepala anda.
·
Menggunakan pakaian kerja
berlengan panjang, sarung tangan kulit yang dirancang untuk melindungi tubuh
dan lengan anda dari panas, uap, air panas dan semprotan air dingin bertekanan
tinggi, sepatu boot yang tepat untuk melindungi kaki anda.
·
Karyawan tidak boleh
diijinkan memasuki daerah pembersihan tekanan, kecuali bila memakai pakaian
pelindung diri yang sejenis.
·
Jangan menggunakan uap atau
semprotan bertekanan tinggi untuk membersihkan bagian yang bercat atau
permukaan kaca.
·
Pastikan bahwa model pembersih panas dengan menggunakan pembakaran solar tidak
digunakan di workshop yang memiliki ventilasi yang buruk.
·
Asap karbon monoksida bila
bercampur dengan uap asap bisa menimbulkan bahaya pernafasan.
·
Tutup atau lindungi mesin
dan lubang-lubang udara
sebelum melakukan pembersihan.
·
Jangan
membersihkan sistem injeksi bahan bakar, pengapian elektronik dan
komponen-komponen air-conditioner dengan air bertekanan.
Pakaian
kerja untuk pembersih tekanan
|
$
|
1. Cedera apa yang mungkin anda derita bila menggunakan
peralatan pembersih bertekanan tinggi?
a.
b.
c.
2. Tindakan pencegahan apa yamg harus anda ambil bila
menggunakan peralatan pembersih bertekanan tinggi?
a.
b.
c.
d.
|
P
|
9. MENGGUNAKAN TANGKI PENCUCIAN
Komponen dan suku cadang kendaraan
seringkali dibersihkan dengan mencelupkannya kedalam bahan-bahan pelarut dan
deterjen yang sesuai di dalam bak tangki pembersih.
Jika menggunakan bak tangki pembersih, anda harus melakukan
hal berikut:
·
Untuk pembersihan yang
efektif, bak tangki harus dilengkapi dengan:
¨
Deterjen
dan bahan pelarut yang dipanaskan
¨ Beberapa
alat untuk mengaduk komponen-komponen atau cairan.
·
Bahan-bahan kimia deterjen
yang paling efektif adalah yang bersifat alkalin atau tajam. Tetapi sifat-sifat
ini akan merusak sebagian logam non-besi, seperti aluminium, kuningan atau
perunggu serta berbagai logam bearing.
¨ Pilihlah
komponen yang sesuai pencucian semacam itu.
Menggunakan tangki pencucian
Untuk tangki pencucian dingin, gunakan
bahan-bahan yang mengandung pelarut yang sesuai untuk mencuci logam non-besi
dan membersihkan karbon yang keras dari komponen katup dan kepala silinder yang
terbuat dari besi tuang.
·
Pakaian pelindung harus
dikenakan.
·
Jangan merokok pada saat
berada di dekat tangki pencucian.
·
Bahan pelarut yang digunakan
untuk pencucian biasanya mahal, alirkan kembali cairan yang berlebihan ke dalam
tangki, dari suku cadang dan komponen-komponen yang sedang dibersihkan, untuk
mengurangi pemborosan.
·
Setelah diambil dari tangki
pencucian, bilas atau cucilah suku cadang dan komponen dengan air bersih.
·
Pada saat suku cadang atau
komponen yang mengandung unsur besi dan baja selesai dibersihkan dan
dikeringkan, seluruh permukaannya harus diberi oli atau disemprot dengan
seksama untuk mencegah proses pengkaratan.
10. MENANGANI BATERAI
Baterai
yang kelihatannya tidak rusak dapat menjadi penyebab kecelakaan yang serius
bila tidak dirawat atau ditangani dengan tepat.
Pada
saat menggunakan baterai anda dihadapkan pada berbagai bahaya:
·
Elektrolit yang menumpahi
anda atau memerciki mata anda.
·
Ledakan yang disebabkan oleh
gas (biasanya hydrogen) yang terdapat di dalam kotak baterai yang terkena
percikan api, nyala api, atau panas, atau yang disebabkan oleh tekanan yang
terakumulasi di dalam kotak tersebut.
Baterai
Pada saat bekerja dengan atau menangani
baterai, pastikan perlindungan diri anda dengan mengenakan :
·
Pakaian
kerja yang sangat cocok (apron karet dan sarung tangan karet)
·
Pelindung
muka atau kaca mata.
·
Tutuplah seluruh bagian
luka-luka terbuka dengan penutup plastik.
Simpanlah
baterai ditempat yang sejuk, kering, berventilasi baik, dan jauh dari sumber
api.
P.P.E
Bila asam atau air aki, memerciki mata:
·
Siramlah
mata dengan air yang banyak dengan segera.
·
Teteskan
minyak zaitun pada mata.
·
Mintalah
bantuan medis, atau bawalah korban ke tempat perawatan medis yang tersedia.
Bila
tanpa disengaja tertelan:
·
Minumlah air atau susu yang
banyak untuk memperkecil pengaruh asam.
·
Mintalah bantuan medis.
·
Bila tumpah, bikarbonat soda
atau baking powder dapat digunakan
untuk menetralkan elektrolit serta berikan air mengalir yang banyak untuk
mencairkannya.
·
Jangan sekali-kali
menggunakan udara bertekanan untuk mengeringkan atau membersihkan bagian atas
baterai atau tempat baterai.
Area
pengisian baterai dengan persyaratan keselamatan
|
$
|
1. Sebutkan
tiga tindakan keselamatan yang harus dipatuhi pada aat menggunakan sebuah
tangki pencucian.
a.
b.
c.
2. Pada
saat bekerja dengan aki dan elektrolit, peralatan keselamatan apa yang harus
dikenakan?
a.
b.
c.
d.
e.
3. Bila seseorang terkena tumpahan cairan asam aki, tindakan
apa yang paling tepat dilakukan?
4. Gas apa yang dikeluarkan dari aki yang sedang diisi?
5. Mengapa gas yang disebut dalam pertanyaan 4 berbahaya?
6. Di
daerah seperti apa aki harus diisi?
7. Apa
yang tidak boleh anda gunakan untuk mengeringkan bagian atas sebuah aki?
|
P
|
11. KESELAMATAN
DALAM MENGGUNAKAN PENDINGIN UDARA /AC
Sistem
pendingin udara otomotif mengandung gas refrigerant dengan tekanan tertentu. misal : R12, R134a,
Hidrocarbon (HC).
|
!
|
Refrigerant mempunyai titik didih
sekitar -300 C pada
tekanan atmosfir dan akan membekukan sesuatu yang bersentuhan dengannya.
·
Gunakan
selalu kaca mata pengaman pada saat menangani atau memperbaiki sistem pendingin
udara.
·
Bila
refrigerant mengenai mata anda, dapat
menyebabkan kerusakan mata yang serius.
Bila
hal ini terjadi:
¨ Jangan
panik
¨ Jangan
menggosok mata anda
¨
Siramkan
air dingin yang banyak pada mata anda untuk menaikan temperatur
¨ Letakan
kapas steril pada mata yang terkena
¨ Mintalah
pertolongan bantuan medis
·
Refrigerant
yang mengenai kulit anda dapat menyebabkan radang dingin.
Bila
hal ini terjadi:
¨ Berikan
air dingin pada bagian yang terkena
¨ Letakan
kapas steril pada bagian yang terkena
¨ Mintalah
pertolongan bantuan medis
Tindakan pencegahan:
·
Simpanlah wadah-wadah di
tempat yang kering dan sejuk.
¨ Jangan
menyimpannya di bawah sinar matahari atau di dekat sumber panas.
¨ Jangan
menjatuhkan atau memukul wadahnya
¨ Apabila
tidak digunakan, yakinkan bahwa shipping cap sudah terpasang pada wadah
tersebut
·
Jangan mengelas atau
membersihkan dengan uap di sekitar komponen pendingin udara.
¨ Meningkatnya
temperature menyebabkan tekanan internal (refrigerant)
yang sangat tinggi, sehingga membahayakan pekerja jika sampai terjadi
bocor.
|
$
|
1. Apa
yang seharusnya Anda lakukan sebelum Anda dapat melepaskan setiap komponen dari
sebuah sistem alat pendingin otomatif?
2. Pada
temperatur berapakah refrigerant
pendingin udara mendidih?
3. Apa
yang akan terjadi pada bagian tubuh anda – tangan, wajah – yang terkena refrigerant yang keluar meskipun hanya
selama beberapa detik?
|
P
|
12. SISTEM PENDINGINAN MESIN
Sistem
pendinginan mesin modern beroperasi pada tekanan yang berkisar antara 40 hingga
100 kPa/0,4 s.d 1 bar. Keluarnya tekanan yang mendadak dari sebuah mesin yang
temperaturnya mendekati temperatur operasi mesin menyebabkan coolant mendidih dengan cepat, sehingga
menyemprotkan uap dan coolant yang
mendidih ke orang yang melepaskan tutup sistem pendingin tersebut. Hal ini
dapat menyebabkan luka bakar yang parah pada wajah, tangan dan tubuh.
Sebelum
membuka tutup radiator atau melepaskan setiap komponen sistem pendingin yang
panas, maka :
·
Tunggulah
hingga sistemnya menjadi dingin, atau lakukan tindakan pencegahan untuk
mencegah terjadinya luka bakar.
·
Lindungilah
tangan anda dengan sarung tangan atau kain lap yang tebal.
·
Berdirilah disalah satu
sisi.
¨ Jangan
membungkuk di muka radiator.
·
Putar dan bukalah tutup
radiator hingga mencapai takik pertama atau safety
stop.
·
Tunggulah
hingga tekanan benar benar habis.
·
Tekan
tutup ke bawah dan putarlah untuk melepaskannya.
Hati-hatilah
ketika melepaskan tutup
Beberapa
tutup mungkin dilengkapi dengan tombol atau tuas pelepas tekanan.
·
Lakukan prosedur ini seperti
yang dijelaskan oleh pabrik pembuatnya
Sebelum melepaskan selang, khususnya
selang bawah, pastikan bahwa coolant
memiliki temperature di bawah temperature yang bisa menimbulkan luka bakar.
COOLANT MESIN
Hampir
semua sistem pendingin mesin menggunakan coolant
atau bahan-bahan tambahan dalam air untuk mengurangi :
·
Kerusakan water jacket air mesin serta komponen
sistem yang lain;
·
Pembekuan air dam kondisi
iklim yang sangat dingin ketika mesin dihentikan.
Alat
pencegah kerusakan serta larutan anti pembekuan mengandung ethylene glycol dan unsur-unsur pokok yang mengandung racun. Untuk
meningkatkan penanganan standar terhadap larutan ini, ikutilah tindakan
pencegahan yang tepat.
·
Jagalah ventilasi agar
selalu baik dan jangan menghirup uap.
·
Bahan pencegah kerusakan
tidak boleh tertelan.
·
Bila larutan ini tanpa
sengaja memerciki kulit anda, segera cuci dengan air .
·
Jangan menumpahkannya pada
bagian kendaraan yang bercat.
¨
Bila
tumpah kebagian cat mobil, cucilah segera dengan air
·
Hindarilah
terbuangnya bahan-bahan pencegah kerusakan atau larutan anti pembekuan pada
saat memperbaiki sistem pendingin dengan menampungnya pada wadah yang bersih.
|
$
|
1. Apa
yang mungkin akan tearjadi bila anda
melepaskan tutup radiator dengan cepat pada saat mesin masih dalam keadaan
panas?
2. Sebutkan enam (6) langkah
yang harus anda
ikuti, sebelum melepaskan tutup radiator sistem pendinginan yang masih panas!
a.
b.
c.
d.
e.
f.
3. Apakah
namanya bahan kimia yang terkandung dalam coolant
mesin, apakah bahan tersebut berbahaya?
|
P
|
Mintalah trainer untuk memeriksa jawaban Anda






0 komentar:
Posting Komentar