|
K3 Otomotif
|
TROKR020
|
A7
|
Aspek-aspek
Keamanan Kerja
Tujuan :
·
Peserta dapat menjelaskan keselamatan dan
kesehatan kerja (K3)
·
Peserta dapat menjelaskan pelaksanaan produksi K3
·
Peserta dapat menjelaskan aspek-aspek
keamanan kerja
·
Peserta dapat menjelaskan
pengontrolan kontaminasi
·
Peserta dapat
menjelaskan pendemonstrasian pemadaman kebakaran
·
Peserta dapat
menjelaskan pengangkatan benda kerja secara manual
·
Peserta dapat
menjelaskan penerapan pekerjaan sesuai dengan SOP
Waktu :
3 Jam
TOPIK 3
– ASPEK KEAMANAN KERJA
Tujuan
Instruksional Umum
Menerapkan aspek-aspek keamanan dan keselamatan ditempat
kerja
Tujuan
Instruksional Khusus
Peserta
dapat menjelaskan dan menerapkan penggunaan
·
Perkakas tangan
·
Peralatan-peralatan
·
Perkakas listrik portable
·
Perkakas
yang digerakan dengan udara bertekanan dan listrik
TOPIK 3 – ASPEK KEAMANAN
KERJA
2.1
PENDAHULUAN
Bahan
ajar ini meliputi perkakas tangan, alat pengukuran, alat pemberi tanda,
peralatan workshop dan peralatan bertenaga listrik. Bahan ajar ini memberikan
dasar-dasar kompetensi yang luas bagi anda.Sebelum anda memulai mempelajarinya
anda perlu memperhatikan faktor-faktor keselamatan dasar yang berkaitan dengan
pekerjaan ini.
Perlu
diingat bahwa perkakas yang sangat tajam, dan semuanya lebih kuat dari jari
anda! Jika anda tidak menggunakanya dengan benar dan aman, kemungkinan akan
mencedarai diri anda sendiri.
2.2
HAL-HAL
YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENGGUNAKAN PERKAKAS TANGAN
Kecelakaan bisa timbul jika perkakas
yang salah, rusak atau seadanya digunakan, atau jika perkakas yang benar
digunakan secara ceroboh. Perkakas
yang tidak disimpan dengan baik dan aman dapat menyebabkan luka-luka. Oleh
karena itu :
·
Pastikan bahwa anda memilih
jenis dan ukuran perkakas yang cocok dan benar
·
Periksalah kondisi setiap perkakas
sebelum digunakan.
·
Jangan
menggunakan alat yang sudah aus atau rusak.
·
Peliharalah
alat-alat kerja dalam kondisi baik dan ingat bahwa alat-alat potong harus tajam
sesuai dengan standar.
·
Kembalikan
perkakas pada tempatnya semula bila tidak digunakan lagi.
·
Jangan
menggunakan palu untuk membantu memutar kunci.
·
Jangan
menambah panjang kunci dengan disambung pipa atau alat lain untuk meningkatkan
tenaga ungkitan.
·
Jangan
memukul permukaan keras (ball race, dll) dengan palu, karena satu atau kedua
permukaannya akan pecah-pecah dan kepingannya berterbangan.
·
Jangan
gunakan spanner atau perkakas lain yang terlumuri oli atau grease.
·
Jangan
mengantongi obeng, pahat atau alat-alat yang runcing karena membahayakan bila
anda terjatuh.
|
$
|
1.
Apa yang harus diperiksa
terlebih dahulu sebelum menggunakan alat pemotong?
2.
Apa yang mungkin terjadi
jika anda memukul potongan baja keras dengan sebuah palu?
3.
Mengapa anda tidak boleh
membawa perkakas yang tajam kedalam kantong pakaian anda?
4.
Setelah
anda selesai memakai perkakas, apa yang harus anda lakukan?
|
P
|
2.3
HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENGGUNAKAN PERALATAN
Peralatan dapat menyebabkan luka-luka yang serius jika
digunakan secara tidak benar atau jika seseorang tanpa sengaja bersentuhan
dengan komponennya yang sedang bergerak.
|
!!
|
Jangan
sekali-kali takut atau malu mengatakan bahwa anda tidak tahu cara
mengoperasikan suatu peralatan.
|
Lalai melakukan
hal ini dapat membahayakan jiwa anda
|
Jauhkan
jari-jari tangan anda dari komponen-komponen peralatan yang berputar dan
perhatikan peraturan-peraturan berikut.
·
Tiap peralatan yang tidak
berfungsi dengan semestinya harus segera dilaporkan dan diberi label”Out of service/Peralatan Rusak”.
·
Jangan
sekali-kali melepaskan pelindung peralatan kecuali jika anda diberi kuasa untuk
melakukannya.
·
Bila
pelindung peralatan dibuka untuk merawat atau menyetel peralatan, pelindung
tersebut harus dipasang kembali sebelum peralatan dihidupkan.
·
Pelindung
dan alat pengaman lainnya jangan sampai tidak berfungsi
·
Suatu benda yang dikerjakan dengan
peralatan harus dipegang secara aman dengan menggunakan catok atau penjepit
lainnya. Jangan sekali-kali memegangnya dengan tangan walaupun menggunakan
peralatan bor kecil.
·
Jangan
menghidupkan peralatan gerinda sebelum anda memeriksa apakah batu gerindanya
dalam kondisi baik, bebas dari keretakan, dan dipasangkan dengan aman serta
pelindung dan pemumpunya terpasang ditempatnya dan disetel dengan baik.
·
Jangan
mencoba mengambil bekas potongan-potongan atau bram dari peralatan dengan
tangan anda. Gunakan sikat atau kait hanya ketika peralatan tidak sedang
berputar.
·
Matikan
semua peralatan dengan menekan tombolnya bukan dengan sumber listriknya.
·
Bila
memang perlu mematikan peralatan dengan menekan saklar sumber listriknya,
tombol pada peralatan juga harus dimatikan. Hal ini untuk menghindarkan
peralatan dapat hidup tanpa sengaja saat sumber listrik dihubungkan kembali.
|
$
|
1)
Sebutkan
2 hal yang harus dilakukan jika pelindung peralatan tidak beroperasi secara
benar.
a)
b)
2.
Sebelum
anda melepaskan pelindung dari peralatan, apa yang harus anda miliki?
3.
Mengapa
anda tidak boleh mematikan peralatan dengan mematikan saklar yang ada di sumber
listrik?
4.
Sebelum
menggunakan alat peralatan, apa yang harus anda dapatkan sebelumnya?
|
P
|
2.4
HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENGGUNAKAN
PERALATAN PORTABEL BERTENAGA LISTRIK
Peralatan
portable bertenaga listrik dapat menjadi sumber bahaya mekanis dan listrik
kecuali bila dipelihara dan digunakan dengan benar.
Penanggulangan bahaya listrik dilakukan dengan
metoda-metoda yang berbeda.
Salah satu metoda adalah, alat listrik di ardekan dengan
kabel ketiga (kabel arde). Kabel ini harus disambungkan dengan baik pada
alatnya dan pada pin arde dari steker tiga kaki. Bila steker ini dimasukan
kedalam outlet berarde secara benar, maka bodi dari alat listrik akan
tersambung ke arde. Hal ini berguna untuk mencegah alat bermuatan listrik
walaupun ada kerusakan didalamnya.
Metoda lain
yang digunakan adalah menggunakan ‘isolasi ganda’ pada alat. Alat seperti ini
memiliki dua set isolasi yang terpisah sama sekali yang terletak diantara komponen
yang dialiri arus dan logam yang dapat anda sentuh. Alat seperti ini diberi
label: ‘Jangan Diarde Isolasi Ganda’. Alat seperti ini tidak perlu
dimassakan/diardekan.
Plug 2
pin
Untuk alat
portable bertenaga listrik, anda hanya boleh menggunakan kabel sambungan tiga
core.Kabel seperti ini berisi tiga kabel inti, memiliki rangkaian arde yang
aman dan berkesinambungan.
Hanya
seorang ahli listrik yang kompeten yang berwenang untuk memeriksa alat,
sambungan dan kabel, .pemeriksaan ini harus dilakukan secara teratur.
Memeriksa kerusakan
peralatan
·
Sebelum menggunakan alat
listrik portable, periksalah casing, saklar, kabel dan plug untuk memastikan
bahwa alat-alat tersebut tidak pecah atau rusak.
·
Jangan menggunakan alat-alat
yang memiliki casing, saklar, kabel atau steker (plug) yang rusak, atau yang
terlalu panas atau mengalami kebakaran kecil. Pasang label – Out
of Service/Peralatan Rusak – pada alat tersebut dan laporkan ke
supervisor.
Pekerjaan
peralatan yang aman
·
Jangan
membebani alat terlalu berat.
Misalnya
memberi tenaga yang berlebihan pada bor listrik, atau terus meng-ON-kan tombol
power ketika alat macet karena dapat menyebabkan peralatan terbakar/rusak.
Hati-hatilah
ketika menggunakan bor besar
·
Jangan menenteng atau
menggantungkan alat-alat portable pada kabelnya.
·
Pegang alat dengan kuat
sewaktu menggunakannya dan jangan diletakkan sebelum kepala alat berhenti
berputar.
·
Benda yang dibor atau digerinda
harus ditahan secara kuat menggunakan penjepit atau vice bila perlu.
·
Pegang alat kuat-kuat
sewaktu menghidupkannya karena alat cenderung bergerak sewaktu dihidupkan.
Bersiap-siaplah untuk menahan gaya
putar bor portable berkapasitas besar sewaktu mulai mengebor atau ketika
terjadi kemacetan.
Bor listrik
·
Jagalah agar lubang
ventilasi udara tetap bersih dan bebas dari tebu dan kotoran.
|
$
|
1)
Sebutkan 2 jenis bahaya yang
bisa terjadi akibat bor listrik.
2)
Siapa
yang harus melakukan pemeriksaan alat-alat bertenaga listrik secara teratur?
3)
Komponen apa saja yang harus
diperiksa sebelum menggunakan bor listrik?
4)
Di manakah penumpukan debu
dan kotoran pada alat bertenaga listrik bisa terjadi?
5)
Ketika menggunakan kabel
sambungan, mengapa kabelnya harus dikeluarkan sepenuhnya dari gulungannya
6)
Ketika menggunakan bor
listik, sebutkan 4 hal yang harus Anda lakukan untuk memastikan Keselamatan
orang lain.
1.
2.
3.
4.
|
P
|
2.6
HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENGGUNAKAN
ALAT-ALAT YANG DIGERAKAN OLEH UDARA BERTEKANAN
Udara
bertekanan banyak digunakan diworkshop untuk mengoperasikan alat-alat
pneumatik, seperti wrenche, drill,
grinder, sander dan peralatan lain seperti hoist, tyre bead breaker, dongkrak udara, grease gun, dsb. Selain
itu, udara bertekanan juga digunakan untuk membersihkan komponen-komponen,
pengisian angin ke ban dan tujuan-tujuan lain.
Udara
bertekanan dialirkan melalui pipa-pipa di sekeliling area kerja. Anda harus
mempelajari perbedaan antara pipa saluran udara dan pipa-pipa lainnya;
(pemberian kode warna pipa telah dijelaskan pada bagian sebelumnya pada bahan
ajar ini.).Udara bertekanan sangat berbahaya bila digunakan untuk tujuan yang
tidak tepat. Umumnya tekanannya adalah 690 kilopaskal (kPa)/6.9 bar atau lebih.
Menggunakan
udara bertekanan
·
Sebelum
mengoperasikan katup dari saluran penyedia udara, periksalah apakah ada selang
dan sambungan-sambungan yang rusak dan pegang ujung selang agar slang tidak
bergerak/lari sewaktu anda meng-ON-kan udara.
·
Jangan
menggunakan udara tekan untuk membersihkan pakaian atau rambut anda karena bisa
mengakibatkan cedera.
·
Jangan
mengarahkan udara bertekanan ke orang lain karena bisa mengakibatkan cedera.
·
Gunakan
sarung tangan karet, kaca mata pengaman,
ketika sedang mengeringkan komponen dengan udara bertekanan.
·
Jangan
“meniupkan” udara bertekanan ke bangku atau alat-alat bermesin karena bisa
membuat serbuk besi dan pecahan-pecahan sisa pemotongan terlempar sejauh 6
hingga 10 meter atau lebih.
·
Jangan
mengarahkan tiupan udara bertekanan secara sembarangan kedebu, sisa pemotongan,
sisa asahan di area workshop. Benda-benda tersebut akan melekat pada peralatan,
transmisi, bahan bakar, komponen listrik atau komponen lain yang sedang di bongkar.
·
Jangan
menggunakan udara bertekanan untuk membersihkan debu yang ada dalam sepatu,
drum, dsb. (debu yang mengandung asbes berbahaya bagi
kesehatan).
·
Jangan memutar bearing
peluru atau rol dengn udara bertekanan karena bisa terlepas dan terlempar sehingga
bisa mengakibatkan cedera. Kerusakan pada bearing bisa juga terjadi karena
permukaannya tidak diberi lubrikasi.
·
Sebelum mengganti alat yang
digerakkan oleh udara, tutup katup pada jalur pensuplai udara dan dikeluarkan
tekanan dari dalam selang dengan mengoperasikan alat tersebut.
·
Melipat selang untuk
menghentikan suplai udara adalah cara yang tidak aman dan tidak efektif karena
bisa merusak selang dan membahayakan.
·
Periksalah apakah saluran
pecah, bocor atau menggelembung
·
Hampir semua alat-alat pneumatic
memerlukan lubrikasi agar aman dan bisa beroperasi secara normal.
·
Workshop di menggunakan
lubricator saluran udara otomatis, namun demikian beberapa workshop mungkin
menggunakan metode langsung dan memberikan lubrikasi pada alat-alat melalui
inlet udaranya setiap hari.
Lubricator
·
Ikuti petunjuk keselamatan
yang sama dengan peraturan untuk peralatan bertenaga listrik dalam cara
memegang, menghidupkan, menggunakannya dan cara meletakannya serta
melepaskannya peralatan pneumatic.
·
Selang angin yang menjulur
di atas permukaan lantai bisa membahayakan orang karena terinjak atau
tersandung. Bila memungkinkan, gantungkan di atas gang dan di atas meja kerja,
dan jangan meletakkannya di atas jalan
·
Gulung
dan gantungkan selang bila tidak digunakan.
2.2
MEMOMPA
BAN ANGIN
Kecelakaan yang menyebabkan kematian,
atau luka parah sering terjadi pada saat memompa ban (pada ban kendaraan berat yang
menggunakan rim pengunci)
·
Jangan
berdiri di depan montasi roda (wheel assembly) saat memompa ban.
·
Palingkan
muka anda kearah lain saat memompa.
·
Gunakan
selalu alat penahan atau kurungan pengaman pada split rim roda dengan
menggunakan cincin pengunci (locking ring).
Menggunakan kurungan
pengaman
|
$
|
1.
Sebutkan
nama beberapa alat yang digerakan oleh udara bertekanan?
2.
Berapa
besarkah tekanan udara yang biasa digunakan di workshop?
3.
Udara
bertekanan tidak boleh digunakan untuk membersihkan apa?
4.
Peralatan keselamatan apa
yang harus dipakai sewaktu membersihkan suatu komponen dengan udara bertekanan?
5.
Mengapa anda harus sangat
berhati-hati ketika sedang memompa ban angin?
|
P
|
2.7
MENJAGA
KESELAMATAN DAN JARINGAN LISTRIK
Semua instalasi, perbaikan dan
perawatan listrik harus dilakukan seorang ahli listrik yang berkualitas.
Pekerja lain harus waspada terhadap kemungkinan bahaya listrik agar terhindar
dari kecelakaan. Sebagai contoh, di banyak workshop terdapat kabel listrik
terbuka yang ada hubungannya dengan Traveling
crane. Beberapa bagian di workshop bisa juga dihubungkan oleh pengatar
listrik telanjang. Peralatan bertenaga
listrik, lampu kabel dan peralatan las listrik adalah sumber bahaya lain
Suplay
utama Crane workshop (hati-hati dengan bahaya listrik)
·
Semua
konduktor yang terpasang di atas selalu dianggap beraliran listrik, walaupun
memiliki isolasi jangan menyentuh konduktor tersebut dengan tangan anda atau
dengan besi panjang, atau dengan komponen peralatan seperti crane, truk
forklift, mobil van, truk dll. beri perhatian khusus pada kendaraan yang
dilengkapi antena radio yang panjang.
·
Jangan
biarkan kendaraan, trolley atau dongkrak trolley melindas kabel peralatan
listrik atau kabel yang tidak dilindungi,
Melindungi kabel
·
Laporkan segala kerusakan
saklar, stop kontak (power outlet) atau peralatan dan pasangi label “out of service/rusak”. Jangan
digunakan sebelum dilakukan perbaikan.
·
Jika anda terkena sengatan
listrik, sekalipun kecil, segera laporkan. jangan menyentuh peralatan itu lagi
sebelum diperiksa oleh ahli listrik.
·
Jangan melakukan sesuatu
pada konduktor atau hubungan tanah.
·
Bila ada api pada atau di
sekitar peralatan elektrik, power harus dimatikan dengan mematikan saklar utama
jika mungkin. Gunakan pemadam kebakaran jenis karbon dioksida(CO2), dry powder
atau gunakan pasir kering. Jangan menggunakan selang air, khususnya di dekat
peralatan yang bervoltase tinggi.
|
$
|
1.
Siapakah yang diperbolehkan
untuk melakukan perbaikan terhadap peralatan listrik?
2.
Sebutkan tiga (3) hal yang
bisa menimbulkan bahaya listrik.
1.
2.
3.
3.
Jika
anda menemukan sebuah peralatan listrik yang rusak, apa yang harus anda
lakukan?
4.
Jika
ada api di dekat peralatan listrik, api tersebut tidak boleh dipadamkan dengan
apa?
|
P
|






0 komentar:
Posting Komentar