Personal blog yang berhubungan dengan ilmu dan keilmuan

Selasa, 01 Maret 2016


K3 Otomotif

TROKR020

A7

Aspek-aspek Keamanan Kerja

Tujuan :
·   Peserta dapat menjelaskan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
·   Peserta dapat menjelaskan pelaksanaan produksi K3
·   Peserta dapat menjelaskan aspek-aspek keamanan kerja
·   Peserta dapat menjelaskan pengontrolan kontaminasi
·   Peserta dapat menjelaskan pendemonstrasian pemadaman kebakaran
·   Peserta dapat menjelaskan pengangkatan benda kerja secara manual
·   Peserta dapat menjelaskan penerapan pekerjaan sesuai dengan SOP

Waktu :
3 Jam
                      



TOPIK 3 – ASPEK KEAMANAN KERJA

Tujuan Instruksional Umum
Menerapkan aspek-aspek keamanan dan keselamatan ditempat kerja

Tujuan Instruksional Khusus
Peserta dapat menjelaskan dan menerapkan penggunaan
·         Perkakas tangan
·         Peralatan-peralatan
·         Perkakas listrik portable
·         Perkakas yang digerakan dengan udara bertekanan dan listrik


TOPIK 3 – ASPEK KEAMANAN KERJA

2.1      PENDAHULUAN
Bahan ajar ini meliputi perkakas tangan, alat pengukuran, alat pemberi tanda, peralatan workshop dan peralatan bertenaga listrik. Bahan ajar ini memberikan dasar-dasar kompetensi yang luas bagi anda.Sebelum anda memulai mempelajarinya anda perlu memperhatikan faktor-faktor keselamatan dasar yang berkaitan dengan pekerjaan ini.
Perlu diingat bahwa perkakas yang sangat tajam, dan semuanya lebih kuat dari jari anda! Jika anda tidak menggunakanya dengan benar dan aman, kemungkinan akan mencedarai diri anda sendiri.

2.2     HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENGGUNAKAN PERKAKAS TANGAN
         Kecelakaan bisa timbul jika perkakas yang salah, rusak atau seadanya digunakan, atau jika perkakas yang benar digunakan secara ceroboh. Perkakas yang tidak disimpan dengan baik dan aman dapat menyebabkan luka-luka. Oleh karena itu :
·         Pastikan bahwa anda memilih jenis dan ukuran perkakas yang cocok dan benar
·         Periksalah kondisi setiap perkakas sebelum digunakan.
·         Jangan menggunakan alat yang sudah aus atau rusak.
·         Peliharalah alat-alat kerja dalam kondisi baik dan ingat bahwa alat-alat potong harus tajam sesuai dengan standar.
·         Kembalikan perkakas pada tempatnya semula bila tidak digunakan lagi.
·         Jangan menggunakan palu untuk membantu memutar kunci.
·         Jangan menambah panjang kunci dengan disambung pipa atau alat lain untuk meningkatkan tenaga ungkitan.
·         Jangan memukul permukaan keras (ball race, dll) dengan palu, karena satu atau kedua permukaannya akan pecah-pecah dan kepingannya berterbangan.
·         Jangan gunakan spanner atau perkakas lain yang terlumuri oli atau grease.
·         Jangan mengantongi obeng, pahat atau alat-alat yang runcing karena membahayakan bila anda terjatuh.



$
EVALUASI 1


1.        Apa yang harus diperiksa terlebih dahulu sebelum menggunakan alat pemotong?

2.        Apa yang mungkin terjadi jika anda memukul potongan baja keras dengan sebuah palu?

3.        Mengapa anda tidak boleh membawa perkakas yang tajam kedalam kantong pakaian anda?

4.        Setelah anda selesai memakai perkakas, apa yang harus anda lakukan?


P
Mintalah trainer untuk memeriksa jawaban Anda


2.3     HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENGGUNAKAN PERALATAN
Peralatan dapat menyebabkan luka-luka yang serius jika digunakan secara tidak benar atau jika seseorang tanpa sengaja bersentuhan dengan komponennya yang sedang bergerak.

!!
Perlu diingat bahwa Anda harus telah mendapatkan pelatihan atau izin untuk menggunakan suatu peralatan sebelum menggunakannya

         Jangan sekali-kali takut atau malu mengatakan bahwa anda tidak tahu cara mengoperasikan suatu peralatan.
Lalai melakukan hal ini dapat membahayakan jiwa anda

         Jauhkan jari-jari tangan anda dari komponen-komponen peralatan yang berputar dan perhatikan peraturan-peraturan berikut.
·         Tiap peralatan yang tidak berfungsi dengan semestinya harus segera dilaporkan dan diberi label”Out of service/Peralatan Rusak”.
·         Jangan sekali-kali melepaskan pelindung peralatan kecuali jika anda diberi kuasa untuk melakukannya.
·         Bila pelindung peralatan dibuka untuk merawat atau menyetel peralatan, pelindung tersebut harus dipasang kembali sebelum peralatan dihidupkan.
·         Pelindung dan alat pengaman lainnya jangan sampai tidak berfungsi
·         Suatu benda yang dikerjakan dengan peralatan harus dipegang secara aman dengan menggunakan catok atau penjepit lainnya. Jangan sekali-kali memegangnya dengan tangan walaupun menggunakan peralatan bor kecil.










·         Jangan menghidupkan peralatan gerinda sebelum anda memeriksa apakah batu gerindanya dalam kondisi baik, bebas dari keretakan, dan dipasangkan dengan aman serta pelindung dan pemumpunya terpasang ditempatnya dan disetel dengan baik.
·         Jangan mencoba mengambil bekas potongan-potongan atau bram dari peralatan dengan tangan anda. Gunakan sikat atau kait hanya ketika peralatan tidak sedang berputar.
·         Matikan semua peralatan dengan menekan tombolnya bukan dengan sumber listriknya.
·         Bila memang perlu mematikan peralatan dengan menekan saklar sumber listriknya, tombol pada peralatan juga harus dimatikan. Hal ini untuk menghindarkan peralatan dapat hidup tanpa sengaja saat sumber listrik dihubungkan kembali.


$
EVALUASI 2


1)        Sebutkan 2 hal yang harus dilakukan jika pelindung peralatan tidak beroperasi secara benar.
a)   
b)   

2.        Sebelum anda melepaskan pelindung dari peralatan, apa yang harus anda miliki?

3.        Mengapa anda tidak boleh mematikan peralatan dengan mematikan saklar yang ada di sumber listrik?

4.        Sebelum menggunakan alat peralatan, apa yang harus anda dapatkan sebelumnya?



P
Mintalah trainer untuk memeriksa jawaban Anda


2.4     HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENGGUNAKAN PERALATAN PORTABEL BERTENAGA LISTRIK

Peralatan portable bertenaga listrik dapat menjadi sumber bahaya mekanis dan listrik kecuali bila dipelihara dan digunakan dengan benar.
Penanggulangan bahaya listrik dilakukan dengan metoda-metoda yang berbeda.
Salah satu metoda adalah, alat listrik di ardekan dengan kabel ketiga (kabel arde). Kabel ini harus disambungkan dengan baik pada alatnya dan pada pin arde dari steker tiga kaki. Bila steker ini dimasukan kedalam outlet berarde secara benar, maka bodi dari alat listrik akan tersambung ke arde. Hal ini berguna untuk mencegah alat bermuatan listrik walaupun ada kerusakan didalamnya.
         Metoda lain yang digunakan adalah menggunakan ‘isolasi ganda’ pada alat. Alat seperti ini memiliki dua set isolasi yang terpisah sama sekali yang terletak diantara komponen yang dialiri arus dan logam yang dapat anda sentuh. Alat seperti ini diberi label: ‘Jangan Diarde Isolasi Ganda’. Alat seperti ini tidak perlu dimassakan/diardekan.








Plug 2 pin
         Untuk alat portable bertenaga listrik, anda hanya boleh menggunakan kabel sambungan tiga core.Kabel seperti ini berisi tiga kabel inti, memiliki rangkaian arde yang aman dan berkesinambungan.
         Hanya seorang ahli listrik yang kompeten yang berwenang untuk memeriksa alat, sambungan dan kabel, .pemeriksaan ini harus dilakukan secara teratur.











Memeriksa kerusakan peralatan

·         Sebelum menggunakan alat listrik portable, periksalah casing, saklar, kabel dan plug untuk memastikan bahwa alat-alat tersebut tidak pecah atau rusak.
·         Jangan menggunakan alat-alat yang memiliki casing, saklar, kabel atau steker (plug) yang rusak, atau yang terlalu panas atau mengalami kebakaran kecil. Pasang label – Out of Service/Peralatan Rusak – pada alat tersebut dan laporkan ke supervisor.







Pekerjaan peralatan yang aman

·         Jangan membebani alat terlalu berat.
Misalnya memberi tenaga yang berlebihan pada bor listrik, atau terus meng-ON-kan tombol power ketika alat macet karena dapat menyebabkan peralatan terbakar/rusak.









Hati-hatilah ketika menggunakan bor besar

·         Jangan menenteng atau menggantungkan alat-alat portable pada kabelnya.
·         Pegang alat dengan kuat sewaktu menggunakannya dan jangan diletakkan sebelum kepala alat berhenti berputar.
·         Benda yang dibor atau digerinda harus ditahan secara kuat menggunakan penjepit atau vice bila perlu.
·         Pegang alat kuat-kuat sewaktu menghidupkannya karena alat cenderung bergerak sewaktu dihidupkan. Bersiap-siaplah untuk menahan gaya putar bor portable berkapasitas besar sewaktu mulai mengebor atau ketika terjadi kemacetan.









Bor listrik
·         Jagalah agar lubang ventilasi udara tetap bersih dan bebas dari tebu dan kotoran.


$
EVALUASI 3


1)        Sebutkan 2 jenis bahaya yang bisa terjadi akibat bor listrik.

2)        Siapa yang harus melakukan pemeriksaan alat-alat bertenaga listrik secara teratur?

3)        Komponen apa saja yang harus diperiksa sebelum menggunakan bor listrik?

4)        Di manakah penumpukan debu dan kotoran pada alat bertenaga listrik bisa terjadi?

5)        Ketika menggunakan kabel sambungan, mengapa kabelnya harus dikeluarkan sepenuhnya dari gulungannya

6)        Ketika menggunakan bor listik, sebutkan 4 hal yang harus Anda lakukan untuk memastikan Keselamatan orang lain.
1.   
2.   
3.   
4.   


P
Mintalah trainer untuk memeriksa jawaban Anda
2.6     HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENGGUNAKAN ALAT-ALAT YANG DIGERAKAN OLEH UDARA BERTEKANAN

         Udara bertekanan banyak digunakan diworkshop untuk mengoperasikan alat-alat pneumatik, seperti wrenche, drill, grinder, sander dan peralatan lain seperti hoist, tyre bead breaker, dongkrak udara, grease gun, dsb. Selain itu, udara bertekanan juga digunakan untuk membersihkan komponen-komponen, pengisian angin ke ban dan tujuan-tujuan lain.
         Udara bertekanan dialirkan melalui pipa-pipa di sekeliling area kerja. Anda harus mempelajari perbedaan antara pipa saluran udara dan pipa-pipa lainnya; (pemberian kode warna pipa telah dijelaskan pada bagian sebelumnya pada bahan ajar ini.).Udara bertekanan sangat berbahaya bila digunakan untuk tujuan yang tidak tepat. Umumnya tekanannya adalah 690 kilopaskal (kPa)/6.9 bar atau lebih.








Menggunakan udara bertekanan
·         Sebelum mengoperasikan katup dari saluran penyedia udara, periksalah apakah ada selang dan sambungan-sambungan yang rusak dan pegang ujung selang agar slang tidak bergerak/lari sewaktu anda meng-ON-kan udara.
·         Jangan menggunakan udara tekan untuk membersihkan pakaian atau rambut anda karena bisa mengakibatkan cedera.
·         Jangan mengarahkan udara bertekanan ke orang lain karena bisa mengakibatkan cedera.
·         Gunakan sarung tangan karet, kaca mata pengaman, ketika sedang mengeringkan komponen dengan udara bertekanan.

·         Jangan “meniupkan” udara bertekanan ke bangku atau alat-alat bermesin karena bisa membuat serbuk besi dan pecahan-pecahan sisa pemotongan terlempar sejauh 6 hingga 10 meter atau lebih.
·         Jangan mengarahkan tiupan udara bertekanan secara sembarangan kedebu, sisa pemotongan, sisa asahan di area workshop. Benda-benda tersebut akan melekat pada peralatan, transmisi, bahan bakar, komponen listrik atau komponen lain yang sedang di bongkar.
·         Jangan menggunakan udara bertekanan untuk membersihkan debu yang ada dalam sepatu, drum, dsb. (debu yang mengandung asbes berbahaya bagi kesehatan).
·         Jangan memutar bearing peluru atau rol dengn udara bertekanan karena bisa terlepas dan terlempar sehingga bisa mengakibatkan cedera. Kerusakan pada bearing bisa juga terjadi karena permukaannya tidak diberi lubrikasi.
·         Sebelum mengganti alat yang digerakkan oleh udara, tutup katup pada jalur pensuplai udara dan dikeluarkan tekanan dari dalam selang dengan mengoperasikan alat tersebut.
·         Melipat selang untuk menghentikan suplai udara adalah cara yang tidak aman dan tidak efektif karena bisa merusak selang dan membahayakan.
·         Periksalah apakah saluran pecah, bocor atau menggelembung
·         Hampir semua alat-alat pneumatic memerlukan lubrikasi agar aman dan bisa beroperasi secara normal.
·         Workshop di menggunakan lubricator saluran udara otomatis, namun demikian beberapa workshop mungkin menggunakan metode langsung dan memberikan lubrikasi pada alat-alat melalui inlet udaranya setiap hari.

Lubricator

·         Ikuti petunjuk keselamatan yang sama dengan peraturan untuk peralatan bertenaga listrik dalam cara memegang, menghidupkan, menggunakannya dan cara meletakannya serta melepaskannya peralatan pneumatic.
·         Selang angin yang menjulur di atas permukaan lantai bisa membahayakan orang karena terinjak atau tersandung. Bila memungkinkan, gantungkan di atas gang dan di atas meja kerja, dan jangan meletakkannya di atas jalan
·         Gulung dan gantungkan selang bila tidak digunakan.

2.2     MEMOMPA BAN ANGIN
         Kecelakaan yang menyebabkan kematian, atau luka parah sering terjadi pada saat memompa ban (pada ban kendaraan berat yang menggunakan rim pengunci)
·         Jangan berdiri di depan montasi roda (wheel assembly) saat memompa ban.
·         Palingkan muka anda kearah lain saat memompa.
·         Gunakan selalu alat penahan atau kurungan pengaman pada split rim roda dengan menggunakan cincin pengunci (locking ring).







Menggunakan kurungan pengaman





$
EVALUASI 4


1.        Sebutkan nama beberapa alat yang digerakan oleh udara bertekanan?

2.        Berapa besarkah tekanan udara yang biasa digunakan di workshop?

3.        Udara bertekanan tidak boleh digunakan untuk membersihkan apa?

4.        Peralatan keselamatan apa yang harus dipakai sewaktu membersihkan suatu komponen dengan udara bertekanan?

5.        Mengapa anda harus sangat berhati-hati ketika sedang memompa ban angin?





P
Mintalah trainer untuk memeriksa jawaban Anda


2.7     MENJAGA KESELAMATAN DAN JARINGAN LISTRIK
         Semua instalasi, perbaikan dan perawatan listrik harus dilakukan seorang ahli listrik yang berkualitas. Pekerja lain harus waspada terhadap kemungkinan bahaya listrik agar terhindar dari kecelakaan. Sebagai contoh, di banyak workshop terdapat kabel listrik terbuka yang ada hubungannya dengan Traveling crane. Beberapa bagian di workshop bisa juga dihubungkan oleh pengatar listrik telanjang. Peralatan bertenaga listrik, lampu kabel dan peralatan las listrik adalah sumber bahaya lain







Suplay utama Crane workshop (hati-hati dengan bahaya listrik)
·         Semua konduktor yang terpasang di atas selalu dianggap beraliran listrik, walaupun memiliki isolasi jangan menyentuh konduktor tersebut dengan tangan anda atau dengan besi panjang, atau dengan komponen peralatan seperti crane, truk forklift, mobil van, truk dll. beri perhatian khusus pada kendaraan yang dilengkapi antena radio yang panjang.
·         Jangan biarkan kendaraan, trolley atau dongkrak trolley melindas kabel peralatan listrik atau kabel yang tidak dilindungi,








Melindungi kabel

·         Laporkan segala kerusakan saklar, stop kontak (power outlet) atau peralatan dan pasangi label “out of service/rusak”. Jangan digunakan sebelum dilakukan perbaikan.
·         Jika anda terkena sengatan listrik, sekalipun kecil, segera laporkan. jangan menyentuh peralatan itu lagi sebelum diperiksa oleh ahli listrik.
·         Jangan melakukan sesuatu pada konduktor atau hubungan tanah.
·         Bila ada api pada atau di sekitar peralatan elektrik, power harus dimatikan dengan mematikan saklar utama jika mungkin. Gunakan pemadam kebakaran jenis karbon dioksida(CO2), dry powder atau gunakan pasir kering. Jangan menggunakan selang air, khususnya di dekat peralatan yang bervoltase tinggi.


$
EVALUASI 5


1.        Siapakah yang diperbolehkan untuk melakukan perbaikan terhadap peralatan listrik?


2.        Sebutkan tiga (3) hal yang bisa menimbulkan bahaya listrik.
1. 
2. 
3. 


3.        Jika anda menemukan sebuah peralatan listrik yang rusak, apa yang harus anda lakukan?

4.        Jika ada api di dekat peralatan listrik, api tersebut tidak boleh dipadamkan dengan apa?



P
Mintalah trainer untuk memeriksa jawaban Anda



Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

anda pengunjung ke

Recent Posts

Theme Support

Pages