Personal blog yang berhubungan dengan ilmu dan keilmuan

Jumat, 27 Februari 2015

KISI-KISI UJIAN SEKOLAH

MS. WORD

  • LOGIN
  • OPEN
  • PRINT
  • FORMAT
  • TABEL
  • KOLOM
  • DROPCAP

MS. EXCEL

  • LOGIN
  • OPEN
  • SAVE
  • FORMAT CELL
  • STATISTIKA
  • LOGIKA

MS. POWER POINT
  • FORMAT DESIGN
  • ANIMASI
  • SLIDE
  • TRANSITON

JARINGAN
  • JARINGAN KOMPUTER
  • TOPOLOGI JARINGAN
  • JENIS JARINGAN
  • INTERNET
  • E-MAIL
Share:

Minggu, 22 Februari 2015

Omzet Jutaan dari Bisnis Keripik Modal Kecil

Suyani (29) sukses menjalankan bisnis makanan khas Malang hanya dengan modal kecil sebesar 10 Ribu rupiah untuk menjual keripik tempe secara online sejak 2010.



Omzet Jutaan dari Bisnis Keripik Modal Kecil

Memulai bisnis keripik dengan modal kecil, Suyani (29) sukses menjalankan bisnis makanan khas Malang setelah gagal pada bisnis sebelumnya. Suyani mengawali bisnisnya karena melihat sebuah tanggal cantik. Menurutnya, tanggal yang cantik (20-10-2010) harus dimanfaatkan sebagai moment yang baik. Maka, lahirlah bisnis keripik dengan brand Keripik Suy Store.
Akhirnya, Suyani pun memanfaatkan tanggal tersebut untuk menjajakan produk bisnis oleh-oleh keripik tempe khas Malang. Suyani mulai memotret 3 bungkus keripik tempe senilai 10 ribu rupiah dan mengunggahnya di facebook untuk dipasarkan secara online.
Tiga bulan berjalan, bisnis online keripiknya masih belum mendapat respon baik karena saat itu pemasaran online belum seramai saat ini. Di bulan berikutnya, Suyani menjalankan strategi baru dengan membuka berbagai rekening bank. Dari yang semula hanya BCA, bertambah menjadi bank Mandiri, BRI, dan BNI. Strategi tersebut membuahkan hasil customer pun sedikit demi sedikit meningkat.
Tidak sampai di situ, Suyani pun mulai mempelajari tipikal dan memetakan customernya untuk meningkatkan penjualan bisnis keripik tempe. Ia pun menerapkan strategi pemasaran online dengan membuat website dan mengoptimasinya dengan teknik SEO. Ia juga terus membenahi pemasarannya melalui jejaring sosial, seperti facebook dengan teknik promo.
Setelah bisnis oleh-oleh makanan khas Malang ini berjalan selama 3 tahun, Suyani merasa melakukan kesalahan karena ia belum memiliki toko offline. Dengan dana yang terbatas ia kemudian menyewa sebuah toko di Jalan Candi panggung 31, Malang. Baru berjalan dua bulan, Suyani pun harus pindah tempat. Beruntung, Suyani bertemu dengan orang baik yang mau menyewakan tokonya dengan harga terjangkau.
Saat keadaan mulai membaik, Suyani pun mencoba untuk merekrut karyawan. Meski terdapat ketakutan, kalau-kalau ia tidak bisa menggaji karyawannya. Kekhawatiran tersebut akhirnya dibayar dengan keberhasilan Suyani menggaet investor. Hingga saat ini hampir lima tahun berjalan, ia telah mampu mengembangkan usahanya. Ke depan, ia ingin membuka setidaknya 1 toko cabang lagi di tahun 2015.
Produk bisnis makanan khas Malang yang saat ini ia jual adalah keripik tempe, buah, bakso udang, singkong, pisang, jamur, bayam, tahu, jagung, belut, dan kentang. Produk keripik tersebut didapatkan Suyani dari sekitar 16 pabrik keripik yang ada di Malang. Seluruh produknya dijual dengan harga yang ekonomis, berkisar Rp 4.000,- sampai Rp 15.000,-. Suyani dibantu oleh seorang karyawan untuk menjaga toko. Pemasaran produk keripik Suyani telah mencapai berbagai wilayah di Indonesia, seperti Jabodetabek, Batam, Denpasar, Makassar, Banjarmasin, Balikpapan. Pernah juga sampai ke luar negeri, seperti Malaysia, Hongkong, dan Jepang. Kini, omzet Suyani telah mencapai angka 20-30 juta rupiah per bulan
Ketika ditanya apa yang menginspirasi Suyani dalam menjalankan bisnis makanannya, ia mengaku ingin mempekerjakan banyak orang dan menciptakan bisnis yang memiliki manajemen yang bagus sehingga ke depan dapat dinikmati hasilnya. Menurutnya, jika dalam memulai bisnis kita tidak memiliki modal, maka kita yang harus memiliki mental yang kuat.
Di sesi terakhir, tim liputan bisnisUKM menanyakan kebanggaan terbesar apa yang diraih Suyani dalam menjalankan bisnis makanan khas Malang-nya. “Kebanggan terbesar saya adalah saat saya bisa membuka usaha dengan modal Rp 10.000,-. Namun tetap bisa survive sampai sekarang dan mulai menjadi salah satu kompetitor yang layak diperhitungkan di Kota Malang.” ungkapnya.
Tim Liputan BisnisUKM
Suy Kripik Store
Share:

Mantan Politisi Jadi Juragan Kopi Luwak Asli

Syaiful Bari (30) memutuskan resign dari semua pekerjaannya di dunia politik dan memilih membangun bisnis Kopi Luwak Asli dari nol di tahun 2010.
Bisnis Kopi Luwak Asli

Terjun di dunia politik dan sukses memiliki karir cemerlang di sebuah partai besar tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi sebagian orang. Namun lain halnya bagi Syaiful Bari (30) yang bisa dikatakan sebagai “orang gila” karena terlalu nekad mengambil resiko dan tidak sayang melepas status pekerjaannya yang kala itu termasuk “basah” di dunia politik.
Menduduki jabatan terakhir sebagai Manager Kampanye Nasional DPP PKB pada Pemilu Legislatif 2009, tak lantas membuat lelaki lulusan Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini puas dengan karirnya saat itu. Bahkan di luar pekerjaan di DPP PKB, saat itu Syaiful Bari masih aktif menulis.
“Di luar pekerjaan di DPP PKB, saat itu saya masih aktif menulis. Dan kebetulan saya bertemu dengan salah satu pengusaha Kopi Luwak yang meminta saya menuliskan ebook tentang Kopi Luwak yang saat itu masih menjadi harta karun. Dari sinilah minat dan hasrat saya terhadap kekayaan Kopi Indonesia tumbuh dan kian bertambah sampai akhirnya mendirikan FULCAFF yang awalnya hanya bergerak di bidang usaha kopi luwak asli,” ujar Syaiful Bari.

Membangun Bisnis Kopi Luwak dari NOL

Pada bulan Oktober 2010, Syaiful memutuskan resign dari semua pekerjaannya di dunia politik dan memilih membangun bisnis sendiri dari NOL. Terbukti, keyakinan Syaiful terhadap peluang bisnis Kopi Luwak Asli yang dipasarkan melalui sejumlah website yang Ia buat mulai berbuah manis. Awal tahun 2011, Syaiful mendapatkan buyer dari Singapura dan sengaja diundang kesana untuk menjalin kerjasama bisnis Kopi Terbaik dan Termahal Sejagad.
Berangkat dari situ, buyer Kopi Luwak Asli merek Fulcaff mulai berdatangan dari berbagai negara. Beberapa di antaranya bahkan ada yang datang langsung ke tanah air bertemu dengan owner Fulcaff. “Syukur Alhamdulillah, kini Kopi Luwak Fulcaff memiliki berbagai sertifikat resmi dan konsumennya tersebar di Korea Selatan, Taiwan, Jepang, China, India, Qatar, Rusia, Amerika Serikat, Jerman, Belgia, Italia, Afrika Selatan, dan masih banyak lainnya,” tuturnya.
Tak berhenti di situ saja, Syaiful mulai menggenjot pemasaran produk baik melalui media online maupun offline. “Saat ini Kopi Luwak Fulcaff juga dapat dibeli di mall-mall seperti Sarinah Thamrin dan juga dijual di Lazada, serta tentu saja juga bisa dibeli secara online di sejumlah web Fulcaff. Kopi Luwak Asli merek Fulcaff juga dapat dipesan langsung di Cafe Fulcaff Kota Depok,” ungkap pengusaha sukses yang akrab dipanggil Syaiful tersebut.
Melihat permintaan pasar yang begitu besar. Syaiful mulai optimis dengan bisnis kopi luwak asli yang ia kembangkan. Bahkan saat ini produk Fulcaff bukan hanya terbatas pada Kopi Luwak Asli, Fulcaff juga mulai memproduksi Specialty Coffee Indonesia seperti Arabica Aceh Gayo, Toraja, Lintong, Mandheling, Java Sunda Hejo, Bondowoso, Bali Kintamani, Flores Bajawa, Papua Wamena.
Selain itu, Fulcaff juga menjual kopi impor yang fresh dan finest seperti Kopi Arabika Kenya, Brazil Santos, Blue Mountain Jamaica dan lain-lain. Fulcaff juga memiliki Single Origin Coffee, dan Premium Coffee Blend yang dijual dengan harga reasonable.

Menggandeng Mitra Untuk Mengembangkan Bisnisnya

Dalam mengembangkan bisnisnya, Syaiful tak tanggung-tanggung dalam melakukan inovasi. “Fulcaff juga sudah bergerak di bisnis Cafe Fulcaff yang saat ini telah diwaralabakan. Selain bisnis franchise Cafe Fulcaff, tersedia juga waralaba murah dalam bentuk Gerobak Fulcaff dengan 3 pilihan paket, yaitu: Paket Hemat dengan nilai investasi Rp 5.000.000,00, Paket CapDur dengan nilai investasi Rp 8.500.000,00 dan Paket All in One dengan nilai investasi Rp 12.500.000,00,” ucapnya kepada tim liputan BisnisUKM.com.
Saat ini cafe Fulcaff memiliki lebih dari 70 menu makanan dan minuman dengan kisaran harga Rp 10.000,00-Rp 75.000,00/ porsi. Sedangkan untuk produk lainnya seperti Single Origin Coffee dipasarkan dengan harga Rp 65.000-Rp 100.000 per kemasan netto 250g, Premium Coffee Blend dengan harga Rp 45.000-Rp 50.000 per kemasan netto 250g, Kopi Luwak Arabika Gift Box dengan harga Rp 250.000 per kemasan netto 100g, Kopi Luwak Peaberry Gift Box dengan harga Rp 400.000 per kemasan netto 100g, dan lain sebagainya.
Dibantu oleh lima orang karyawan, saat ini Syaiful bisa memproduksi kopi luwak dengan kapasitas produksi 100kg/bulan, sedangkan untuk Single Origin Coffee dan Premium Coffee Blend kapasitas produksi kurang lebih 1 ton per bulan.
“Alhamdulillah bisnis kopi ini berkembang melebihi ekspektasi. Dari bisnis Kopi Luwak berkembang dan bertambah Single Origin Coffee, Premium Coffee Blend, Kemasan Kopi Impor, Cafe Fulcaff dengan konsep Wisata Kopi berbagai varian dan aneka pilihan metode seduh. Tersedia juga WARALABA Cafe Fulcaff serta Gerobak Fulcaff yang sudah buka di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dan berbagai daerah lainnya,” imbuhnya.
Ketika ditanya mengenai kemenangan terbesar yang Ia dapatkan setelah terjun di dunia usaha, Syaiful mengaku banyak keberkahan yang Ia dapatkan. “Alhamdulillah berkat bisnis kopi ini saya bisa lebih dekat dengan keluarga. Bersyukur bisa membantu anak-anak muda yang ingin kuliah tapi terbatas secara financial dengan bekerja di Fulcaff,” kata Syaiful.
Meski awalnya memang cukup berat untuk meninggalkan dunia politik dan berpaling ke dunia usaha. Namun bagi pengusaha sukses yang satu ini, segala sesuatu itu pasti ada nolnya. “Angka 0 tidak akan pernah menjadi 1, 2, 3 apalagi 10 kalau Anda tidak memulainya dengan berpikir, bekerja, dan berdoa. Jangan takut mencoba! Bisnis itu memang SERAM MENGGODA. Seram karena tidak sedikit yang gagal bahkan melarat. Menggoda karena banyak yang SUKSES dalam bisnis dan hidup BAHAGIA,” pesannya menutup sesi wawancara kami.
Ke depannya, Syaiful Bari sedang mempersiapkan pengembangan usaha baru dan sesuai rencana, ia ingin membuka Barista & Coffee School. Ia berharap agar apa yang menjadi rencananya ke depan bisa diberikan kemudahan dan kelancaran usaha.
Tim Liputan BisnisUKM
Info Usaha Fulcaff Kopi Luwak
Share:

Batu Giok Seberat 20 Ton Baru Dibelah 1,5 Ton

Senin, 23 Februari 2015 | 06:45 WIB
 
KOMPAS.com/ RAJA UMAR Warga bersama aparat mengamankan batu giok seberat 20 ton di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.


MEULABOH, K0MPAS.com —
Batu giok seberat 20 ton yang ditemukan warga di kawasan hutan lindung di Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong Ateuh, mulai dibelah oleh Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Nagan Raya. Rencananya, batu itu akan dibawa ke Suka Makmue, Pusat Perkantoran Pemerintahan Kabupaten setempat.
 
"Mulai dari tadi pagi, kita belah batu giok itu untuk kita angkut ke Suka Makmue, tetapi ini belum tahu apa kami bawa ke Polres atau ke kantor Distamben," kata Samsul Kamal, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Nagan Raya, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (22/2/2015) malam.
 
Menurut Samsul, pembelahan batu giok seberat 20 ton itu dilakukan dengan menggunakan empat mesin potong dan operatornya dari kalangan warga desa setempat. Mereka pun memperoleh bayaran upah masing-masing sebesar Rp 15.000 per kilonya.
 
"Yang potong dibantu oleh warga setempat. Mereka kita hitung 1 kilo (dapat upah) 15.000 rupiah," katanya.

Samsul mengatakan, pada hari pertama pemotongan, pihaknya baru berhasil membelah sekitar 1,5 ton giok saja dari bongkahan batu tersebut dan sudah diangkut ke posko yang berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi awal di hutan lindung.
 
"Diperkirakan baru 1,5 ton yang sudah kita belah dan kita angkut ke posko pertama. Sekarang batunya sudah kita masukkan ke dalam mobil boks polisi," katanya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kontributor Kompas TV, Raja Umar
Editor : Fidel Ali Permana
Share:

Sabtu, 14 Februari 2015

NEWS



Minggu, 15 Februari 2015

Mau sampai Kapan Kita Memperoleh SIM dengan Cara Tidak Jujur?"

Sabtu, 14 Februari 2015 | 19:51 WIB
Facebook Divisi Humas Mabes Polri

Terkait


JAKARTA, KOMPAS.com - Divisi Humas Mabes Polri melalui akun Facebook-nya mengingatkan agar para pengaju surat izin mengemudi (SIM) tidak menggunakan jasa calo. Masyarakat diminta tidak menyuburkan polisi yang melakukan pungutan liar.

Siang Mitra Humas!!!

Ayooo... mau sampai kapan kita memperoleh SIM dengan cara yg tidak jujur??? Tanya pada diri kita sendiri sudah layakkah kita memperoleh SIM? Sudah sejauh mana kemampuan kita dalam berlalu lintas? Sudah taukah kita bila trafic light menyala merah kita harus berhenti walau tidak ada petugas? Sudahkah kita tidak jalan di atas trotoar? Sudahkah kita tidak melawan arus walau macet?...

Bila memperoleh sim dengan menyogok atau calo dianggap wajar maka hal tersebut sama dengan menyuburkan oknum2 Polisi yg gemar malakukan pungli.. bantu Polri memberantas pungli dengan mengikuti prosedur dengan jujur dan melaporkan setiap anggota yg pungli..

Karena yang memberi dan yang menerima tidak ada bedanya. Dan bisa dikenai tindak pidana.

Selamat beraktifitas. Jadilah pelopor keselamatan dalam berlalu lintas. (Baca: "Kok Beda Jauh Ya? di Kalimantan Buat SIM sampai Rp 1,5 Juta")

Komentar dari pemberitahuan Humas Polri itu beragam. Ada yang memberi alasan mengapa menggunakan calo, ada juga yang menyalahkan bahwa calonya juga berasal dari polisi.
Seperti pemilik akun Aswandi Zainalnyo. Dia mengaku tidak memiliki waktu untuk mengurus SIM yang prosesnya lama.
Sementara pemilik akun Indra Uchil CB-plat L menuliskan pengalamannya mengurus sendiri membuat SIM tanpa jasa calo.

min, sim gw ngurus sendiri, emang baru ngurus sim C cuma 100.000+tes kesehatan 20.000.
gwe ga lulus tes praktek yg pertama trus nunggu 1 minggu, eh ga lulus lagi trus nunggu lagi 1 bulan akhirnya lulus.. kalo tau prosedurnya, tau caranya, pasti lulus.. dari pd 500 cuma buat 5 tahun, mending 120 buat 5 tahun, sisanya bisa buat beli kopi-betulin motor piss,, cuma sharing min... maaf ga ada niat menyinggung..
JADILAH PELOPOR KESELAMATAN DALAM BERLALU LINTAS
uchil-surabaya
Pemilik akun Facebook Chandra Andra lain lagi ceritanya. Dia menceritakan pengalamannya mengikuti tes praktik.

Pengalaman buat SIM awalnya ikut prosedur pas tes zigzag lulus, angka 8 lulus, pas belok U gak lolos ampe 2x tes gak lulus, ane nanya tuh ama polisi yg tes, pak gimana sih caranya buat huruf U sementara spacenya 1,5 dri body motor, 2 x tes gak lulus, ehhhh polisinya jawab gak tau juga tuh mas giman caranya mutar huruf U!! MOSO YG KASI TES GAK TAU CARANYA SEPERTI APA? TRUS SIMNYA DIA BUATNYA GAK TES GITU ?
Lain lagi ceritanya Anto Luph Afrie yang dicegat langsung oleh anggota polisi: Orang baru mau masuk gerbang aja udah ditanya sama pak polisinya " mau dibantu ga mas ? " hahahaha...parahArif Nugroho: POLISI SENDIRI YANG NAWARIN JASA... lembaga aneh.Memang ada baiknya tidak menerima tawaran para calo, meski mereka adalah anggota polisi sendiri.


Editor : Ana Shofiana Syatiri
Share:

Jumat, 13 Februari 2015

TP-TU

Pelatihan Siswa Teknik Pendingin dan Tata Udara
Persiapan Ujian Praktik Kejuruan
        Ujian praktik SMK Ma'arif 2 Gombong Jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara akan dilaksanakan mulai tanggal 16 Februari 2015. Antusias anak-anak jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara sangat luar biasa, latihan demi latihan mereka jalani untuk persiapan ujian praktik, dari latihan tentang Kulkas ( Pengelasan, Kelistrikan, Pemvakuman, Pengisian Refrigerant, dan Penguji cobaan Kulkas. Dari AC ada ( Pemasangan Unit Indoor dan Outdoor,  Pemipaan, Pemvakuman, Pengisian Refrigerant, Sampai Penguji cobaan ).
        " Untuk pelatihan seperti ini sangat bagus, karena siswa dapat berlatih dan lebih trampil dalam Kulkas, dan AC. Tentunya untuk persiapan ujian praktik jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara " Ujar Supriyadi salah satu siswa Jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara.
        Memang benar pendapat siswa kelas XII TP-TU yang sebentar lagi akan menghadapi ujian praktik Kejuruan, Ketrampilan siswa pun lebih terasah kembali dan menjadi lebih trampil lagi.
Pelatihan untuk hasil yang lebih baik sangatlah penting, Karena dengan berlatih semua materi bisa selalu kita ingat.
# Joko Tri Sarwanto
Share:


News / Regional

AirAsia Batal Terbang karena Menabrak Burung

Jumat, 13 Februari 2015 | 20:28 WIB
 
Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Ilustrasi

KUTA, KOMPAS.com —Pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ506 dari Denpasar menuju Singapura batal terbang akibat menabrak burung saat hendak lepas landas dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, Jumat (13/2/2015). "Satu penerbangan milik AirAsia harus kembali ke apron disebabkan bird strike (menabrak burung)," kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Herry AY Sikado, di Kuta, Kabupaten Badung.
Peristiwa itu bermula ketika pesawat hendak lepas landas dari Bandara Ngurah Rai pada pukul 13.24 Wita. Namun, pilot segera memutuskan untuk membatalkan penerbangan.
"Pembatalan penerbangan (aborted take off) itu diputuskan oleh pilot AirAsia setelah sebelumnya melaporkan kepada petugas pengawas penerbangan (air traffic control) mengenai adanya dugaan menabrak burung," ujarnya.
Akibat peristiwa itu, pesawat akhirnya ditarik kembali ke apron pada pukul 13.36 Wita.
Sementara itu, semua penumpang berjumlah 96 orang dalam keadaan selamat dan sudah diberangkatkan ke Singapura dengan menggunakan pesawat lain pada pukul 16.00 Wita.
Atas kejadian itu, pihak Angkasa Pura menanggapi dengan sangat serius. Sebelumnya, Angkasa Pura I telah membentuk tim pengawasan terhadap aktivitas burung di kawasan bandara dengan memasang alat pengusir burung.
"Selain memasang alat pengusir burung, kami juga membentuk tim pengawasan yang secara rutin melakukan pemeriksaan dan mencegah adanya pergerakan burung dan hewan liar lainnya," katanya menambahkan.


Editor : Bayu Galih
Sumber: Antara
Share:

Translate

anda pengunjung ke

Recent Posts

Theme Support

Pages